Maret 30, 2008
· Disimpan dalam Produk · Tagged fruits basket, keranjang buah

fruits basket, sangat pas ditaruh dimeja makan sebagai ornament sekalian berfungsi tempat buah2an sebagai penutup acara makan
ukuran: 38×30x10 cm
Maret 28, 2008
· Disimpan dalam Produk · Tagged bed dog basket, cat basket

salah satu bentuk bed yang lain untuk anjing ato kucingku
ukuran 50 x 45 x 20
Maret 28, 2008
· Disimpan dalam Produk · Tagged anyaman jarang, open weave

merupakan loundry basket dengan style anyaman terbuka
ukuran: 50 x 35x 35 cm
Maret 28, 2008
· Disimpan dalam Produk

ukuran : 36.7 x 20.5 x 7 cm
sebagai organized alat cosmetics
Maret 28, 2008
· Disimpan dalam Produk · Tagged furniture, rattan, table trunk

Ukuran: 45×80x48 cm
Selain berfungsi sebagai meja tamu, bisa digunakan sebagai tempat penyimpan majalah ato yang lain, dilengkapi kain didalamnya
Maret 23, 2008
· Disimpan dalam Produk · Tagged loundry, rattan basket, rotan

kamarku tetap rapi, meski menyimpan baju kotor, semua ini berkat keranjang cantikku
Maret 23, 2008
· Disimpan dalam Produk · Tagged basket, eceng gondok basket, keranjang, loundry

eceng gondok merupakan musuh kita, apalagi di musim penghujan seperti sekarang, dia membuat arus air jadi macet. Dengan memanfaatkan batangnya, musuh tersebut malah membantu kita, krn bisa dibuat segala macam bentuk kerajinan.
Maret 23, 2008
· Disimpan dalam Produk · Tagged loundry basket

untuk pakaian kotor, bisa disimpan di bawah bed
bisa juga dibuat simpan buku ato file, disusun di rak
Maret 23, 2008
· Disimpan dalam Diskusi Forum · Tagged barang bekas, management, pemulung, rongsok
pagi tadi, setelah bangun tidur (sudah minum kopi juga), disalah satu stasiun televisi dalam acara jalan jalan, ditayangkan sebuah perjalanan pemulung, lebih modern sih (ga tau tuh itungnya bgmn – rugi ga sih), jadi nyari barang bekas, tapi naik mobil pick up, sekeluarga, jadi seperti picnic aja (enak kali). Mereka melengkapi mobilnya dengan pengeras suara yang dipasangkan di atas body mobil, jadi keluar kampung masuk kampung, keluar desa masuk desa, keluar kecamatan masuk kecamatan, keluar kota masuk kota. Sambil berkeliling si anak berseru seru lewat mikropon menginformasikan kalau sedang cari rongsok (barang bekas), sedang si bapak tugasnya menyupir, si ibu bertugas jadi kasir sekalian administrasi (semua pembelian dicatat), si kakak atau pegawai kali ya (- ga jelas-) tugasnya menimbang, wow kompak banget, lengkap sudah perangkatnya. Mereka mencari barang bekas dari pagi ampe sore (- mungkin dah ada jam kerjanya kale-), setelah dianggap cukup mereka balik pulang ke rumah mereka (- ato lbh cocok disebut gudang ya-). Setelah dirasa cukup banyak, mereka setorkan ke oabrik2 untuk di daur ulang.
Dari cerita tadi, bisa ditarik benang merahnya:
- Bisnis (- dalam melaksanakan kerja -) apapun perlu pembagian kerja yang jelas. mungkin di Management modern di sebut Job Description
- Perlu pencatatan yang akurat dan rapi, yang dipergunakan untuk penghitungan rugi laba aktifitas bisnis yang dilakukan, juga sebagai sarana inventory control, yang bermanfaat untuk proses perbaikan (Plan-Do-Check-Action)
- Bisnis barang bekas, adalah menunjang kelestarian dan kebersihan lingkungan karena dilakukan daur ulang dr barang2 yg seharusnya jadi sampah.
- Bisnis yang dipandang rendah, belum tentu tidak menguntungkan, ini terbukti dari peralatan operasional yang dipakai sudah setaraf pabrikan (pakai mobil boo, bukan beca ato spd onthel), tapi biaya masih tercover, jadi margin ok dong.
- Kalau usaha, harus ada kemauan dan keberanian.